BANYAK JALAN MENUJU ROMA, BANYAK PULA JALAN BIKIN SEKOLAHKU INDAH ^^

SMPN 26 Surabaya yang bertempat di jalan banjarsugihan no 21 surabaya, jawa timur ini adalah sekolahku. Spentwosix yang biasanya aku dan kawan2 panggil ini mengencarkan program sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Semua warga sekolah sangat mendukung dengan itu karena kesadaran terhadap lingkungan dapat mengurangi global warming yang uda bikin dunia ini terancam banget, dengan prinsip setitik perbuatan baik dapat menghasilkan berlipat2 hasil yang lebih baik, aku pun sadar untuk selalu peduli terhadap lingkungan. Dan aku beruntung banget bisa bersekolah disini karena SMPN 26 Surabaya bisa membantu dan mengingatkanku dengan lingkungan yang ada di sekitarku. Terbukti dengan langkah2 yang ditempuh sekolahku ini seperti pembentukan tim tunas hijau pada setiap generasi, pemisahan sampah dan pemanfaatannya, menggunakan pot bunga dari beton dan batu, hal itu dilakukan sebab bahan dari batu atau beton rama lingkungan,  jika kita menggunakan pot yang berbahan plastic selain dilihatnya kurang nyaman hal itu juga dianggap kurang bagus karena dilihat dari bahan dasar pembuatannya plastic termasuk bahan yang tidak rama lingkungan.

Langkah selanjutnya yang ditempuh sekolahku adalah dengan memanfaatkan lahan kosong sebagai taman sekolah disini pun tim tunas hijau berperan juga dalam proses ini sehingga dalam kata lain lingkungan sekolah tidak hanya di jaga dan di pelihara oleh tukang kebun saja tapi seluruh lapisan warga sekolah turut berpartisipasi dalam hal menjaga keasrian lingkungan, mulai dari murid, karyawan, guru2 bahkan kepala sekolah. Tidak hanya taman yang dijadikan sebagai pengisi lahan kosong. Lahan di belakang sekolahku pun ikut di ubah menjadi sebuah tempat yang sangat2 bagus, yapp di sini lah satu2nya kantin yang ada di Surabaya yang punya 2 lantai yang mana lantai dasarnya berupa air yang dihuni ma ikan2, hoho. Dan dengan bangganya kami warga spentwosix menyebutnya “KANTIN APUNG”. Kantin apung memiliki ukuran 25x25 m luh jadi nggak heran kalo disini bisa menampung banyak siswa saat istirahat tiba. Kantin yang tercipta atas adanya kerjasama SMPN 26 Surabaya dengan sebuah perusahaan air minum ini menjadi hal yang dapat sekolahku banggakan karena bila kebanyakan sekolah lain bentuk imbalan kerjasama berupa mobil oprasional tapi SMPN 26 Surabaya berupa sebuah kantin apung.
Karena SMPN 26 Surabaya berpedoman terhadap lingkungan yang bersih maka di wilayah kantin apung ini tidak di sedikan tempat sampah, sehingga disini semua warga spentwosix dilarang keras memakai plastic otomatis makanan yang dijual disini semuanya nggak ada yang bertempatkan plastic melainkan menggunakan piring dan gelas pribadi, namun pihak penjual kantin juga menyediakan tempat sendiri. Alat pembayarannya pun berbeda dengan yang lain yakni kita bertransaksi menggunakan kupon yang sebelumnya kita menukarkannya dengan uang. Dan sisa makanan yang masih ada biasanya kami buang ke kolam yang berisi ikan2, jadi nggak Cuma kita aja yang makan ikan2nya juga donk, hehe. Oia satu lagi saat kita ada di kantin apung kita harus melepas sepatu kita agar kantin tidak cepat kotor.
Bergeser dari kantin apung ada lahan lagi luh. Dan lagi2 SMPN 26 Surabaya nggak kehabisan ide untuk memanfaatkannya, kami membangun sebuah waduk kecil biasanya aku dan teman2 menyebutnya “TAMBAK 26” sebenarnya rencananya tahun yang akan datang tambak itu di buat kolam renang tapi sebelum waktunya tiba sekolahku memanfaatkannya untuk dibuat tambak dimana disitulah tempat budidaya ikan2 yang ada di SMPN 26 Surabaya. Disekeliling tambak 26 ini terdapat banyak pohon2 seperti mangga, pisang dll. Kami pun membiarkan pohon iu tumbuh buah tanpa menuai hasilnya sehingga terkesan pohon itu bisa enak dilihat karena nggak hanya daunnya yang lebat buahnya juga kan.
Kalau uda jalan2 dilingkungan sekolahku sekarang kita jalan2 di kelas2nya. SMPN 26 Surabaya nggak hanya bikin lingkungan sekolahnya yang indah, tapi diimbangi pula dengan lingkungan kelas yang indah seperti penyediaan tempat sampah khusus kertas2 yang uda nggak kepakai lagi. Jadi sampah kertas yang biasanya kita buang dengan diremes2 itu sekarang kami ubah dengan bentuk lurus ( ya kadang2 lecet tapi dikit lah ) dan kami tempatkan di tempat sampah khusus kertas karena sampah sejenis itu dapat di daur ulang dan di manfaatkan kembali. Dan tidak lupa juga di setiap kelas dan di setiap sudut sekolah pun berisikan sejumlah poster2, yang salah satunya bertemakan lingkungan hal itu dilakukan dengan tujuan agar kami warga sekolah dapat selalu cinta terhadap lingkungan. Dan itu lah sedikit uraian tentang SMPN 26 Surabaya sebuah sekolah yang peduli terhadap lingkungan. ^^



                    

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIDUR !!!

Dalam Macbeth karya Shakespeare terdapat satu pujian indah terhadap tidur.

Tidur adalah merajut kembali

Pikiran yang kusut

Adalah kematian dari kehidupan setiap hari

Guyuran pada kerja pembuat nyeri

Adalah penyembuh dari pikiran yang luka

Dunia agung masa kedua

Dan gizi utama dalam pentas kehidupan

Berbagai penelitian modern mencoba mengungkapkan peristiwa tidur dan hasil yang diperoleh pun berbeda2. Namun mereka sepakat bahwa tidur merupakan proses untuk memulihkan fisik dan mental supaya sehat secara alami.

Ketika tidur kesadaran akan hilang dan tidak terjadi gerak yang kita sadari, juga terjadi perubahan pada metabolisme, kecepatan denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh, fungsi tubuh, dan reflex tubuh.bagian manakah yyang mengatur proses tidur??

Pada akhir 1920an, baron costantin von economo dari universitas wina menemukan bahwa pusat pengatur daur tidur terletak pada otak yang disebut hipotalamus. Telah dipastikan pula bahwa pusat pembuat tidur berada kurang dari 1 cm di muka pusat bangun pada hipotalamus

Tahap persiapan tidur ditandai dengan rasa kantuk, menguap, dan menggeliat. Orang akan sulit berkonsentrasi terutama pada pekerjaan yang menyibukan mental. Rasa kantuk akan mempengaruhi organ tubuh dalam urutan yang pasti. Otot2 menjadi kendur serta kemampuan indra pengeliat dan peraba menurun.

Otot2 pertama yang terpengaruh kantuk adalah otot2 kaki kemudian menjalar ke atas yaitu otot2 badan, lengan, leher, dagu, dan akhirnya otot2 wajah. Dan sewaktu bangun terjadilah urutan yang berlawanan. Otot2 di kepala akan terkontraksi terlebih dahulu. Contoh saat anda bangun tidur lalu menoleh untuk melihat jam kemudian menggerakkan lengan dan kaki untuk bangun dari tempat tidur. Jika tergesa2 bangkit dari tempat tidur, sebelum kaki terbangun sepenuhnya, tubuh akan terseok2 sewaktu mencoba berjalan.

Setiap orang harus tidur cukup sehingga dapat bangun dengan perasaan yang segar. Berikut adalah kebutuhan tidur manusia :

  • Bayi, 12-8 jam sehari
  • Anak2, 12-14 jam sehari
  • Dewasa, 7-9 jam sehari


    Sumber : ilmu pengetahuan popular 2000

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TERJADINYA HUJAN ASAM

Hujan asam disebabkan oleh kegiatan industrI yang mencemarkan udara. Sumber utamanya ialah pusat-pusat pembangkit tenaga listrik yang membakar batu bara untuk membangkitkan listrik. Karena sebagaian besar batu bara mengandung sulfur yang kemudian berubah menjadi sulfur dioksida (SO2) sewaktu dibakar sehingga meskipun pusat pembangkit tersebut mempunyai precipitator atau alat pembersih endapan yang berfungsi untuk membersihkan partikel kecil dari asap batu bara. Tetap saja SO2 itu akan keluar melewati cerobong ke udara yang nantinya akan tercampur dengan udara luar dan dihembuskan oleh angin.

Perjalanan SO2 tak hanya itu saja perlahan-lahan sebagaian SO2 akan diserap oleh tanah dan tanaman. Sebagaian lainnya tetap berada diudara bebas selama beberapa hari. Dengan adanya sinar matahari SO2 akan perlahan-lahan bereaksi dengan oksigen dan uap lembab di udara sehingga membentuk asam sulfur.

Jika terdapat amonia diudara, beberapa asam itu akan berubah menjadi ammonium sulfat dan campuran zat kimia dan asam sulfur ini akan tetap berada di udara dalam bentuk partikel-partikel halus dan tetesan-tetesan kecil. Dan pada cuaca kering bentuk itu akan menjadi kabut yang dapat menghambat pandangan sampai beberapa kilometer. Sedang dalam cuaca basah partikel dan tetesan itu akan larut dalam air dan terbawa ke tanah dalm bentuk hujan atau salju. Dengan cara begini pembentukan SO2 melalui pembakaran batu bara dapat menghasilkan hujan asam di daerah sejauh berates-ratus kilometer dari arah sumber angin.

Penyebab lain terjadinya hujan asam ialah industri yang menggunakan minyak sulfur tinggi sebagai bahan bakar serta peleburan logam yang menghasilkan tembaga dan logam lainnya yang berasal dari bijih sulfida. Ada juga sumber alam yang membuang sulfur oksida ke udara seperti gunung berapi dan kebakaran hutan.

Ji ka hujan asam turun ke bumi maka kadar asamnnya dinetralkan dalam tanah, sedangkan air yang biasanya mengalir ke sungai menjadi kurang asam. Beberapa jenis tanah yang berasal dari karang batu memiliki kemampuan yang tinggi untuk menetralisir asam itu. Akibat penting lain dari hujan asam ini adalah berkaratnya suatu benda. Dahulu, SO2lah yang dianggap sebagai penyebab utama berkaratnya suatu logam.

Sumber : IPA GRAFINDO KELAS VII JILID 1 2006

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

I.PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Tidak ada masyarakat yang statis, semua masyarakat/kebudayaan mempunyai dinamika (berubah).Gerak/dinamika masyarakat terjadi karena adanya: Interaksi Sosial. Interaksi Sosial, terjadi karena adanya kontak sosial dan komunikasi.
Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur sosial dalam kehidupan masyarakat. Perubahan sosial meliputi perubahan dalam perbedaan usia, tingkat kelahiran, dan penurunan rasa kekeluargaan antar anggota masyarakat sebagai akibat terjadinya arus urbanisasi dan modernisasi.
Sedangkan perubahan budaya adalah perubahan yang terjadi pada wujud budaya dan pada unsur-unsur budaya. Perubahan budaya menyangkut banyak aspek dalam kehidupan seperti kesenian , ilmu pengetahuan , teknologi, aturan-aturan hidup berorganisasi, dan filsafat.
Sehingga dapat kita katakan perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala dimana berubahnya stuktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan dalam kebudayaan,seperti ilmu pengetahuan, kesenian, teknologi, filsafat,dan lain-lain
Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat itu semua terjadi karena adanya hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin melakukan perubahan. Penyebab hal tersebut ialah sifat bosan yang dimiliki oleh manusia.

II.DASAR PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Dasar perubahan sosial ialah suatu modifikasi yang terjadi dalam perangkat-perangkat ide dan disetujui secara sosial oleh para warga masyarakat yang bersangkutan, dasar perubahan sosial dapat terjadi pada :
1. Isi
2. Struktur
3. Konfigurasi cara-cara hidup
4. Bentuk
5. Fungsi
6. Nilai
7. Pranata (intitusi)
Sedangkan dasar perubahan budaya ialah suatu modifikasi suatu kebudayaan, dapat terjadi secara :
•Subsitusi (penggantian unsur lama oleh unsur yang baru, yang secara fungsional dapat diterima oleh unsur-unsur lainnya).
•Kehilangan sebuah unsur atau seperangkat unsur tanpa ada gantinya.
•Inkrepentasi atau penambahan unsur-unsur baru dalam kebuadayaan tanpa mengganti sesuatu unsur yang sudah ada dalam kebudayaan tersebut.

III.PROSES TERJADINYA PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
•Tahap inovasi : para inovator membuat ciptaan-ciptaan baru dan kemudian mengkomunikasikannya pada para warga masyarakat.
•Tahap pengintegrasian inovasi : mengintegrasikan keadaan yang baru melalui sebuah koreksi dengan cara memodifikasi pola-pola tradisional, atau pola-pola yang baru diterima atau kedua -duanya.
•Tahap terminal : keadaan yang menyenangkan karenakeseluruhan perubahan dapat diterima oleh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. merasa tenang aman sejahtera, yakin pada diri sendiri, mempunyai harga diri.

IV.BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

PERUBAHAN REVOLUSI DAN EVOLUSI
•Perubahan revolusi
Perubahan revolusi adalah perubahan yang dalam waktu yang cepat. Revolusi menyangkut seluruh sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat. Perubahan karena revolusi dapat direncanakan atau tidak direncanakan sebelumnya, dengan kekerasan atau tanpa kekerasan. Ciri khas revolusi antara lain perubahan berlangsung secara cepat, berskala besar karena menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan, terjadi tanpa direncanakan sebelumnya, sering diikuti kekerasan, serta menimbulkan konflik. Contoh perubahan ini antara lain Revolusi Industri Inggris, Revolusi Prancis, Revolusi Indonesia tahun 1945, serta Reformasi Indonesia tahun 1998.
•Perubahan evolusi
Perubahan evolusi merupakan perubahan yang berjalan lambat dan memerlukan waktu yang lama. Umumnya perubahan evolusi berupa suatu rentetan perubahan kecil yang mengikutinya secara lambat. Perubahan evolusi terjadi karena masyarakat berusaha menyesuaikan diri dengan kebutuhan, keadaan, dan kondisi lingkungan sekitar. Ciri khas perubahan evolusi antara lain memerlukan waktu lama, perubahan berskala kecil, terjadinya perubahan tidak disadari oleh masyarakat, dan tidak menimbulkan konflik atau kekerasan. Contohnya terjadi pada kehidupan suku bangsa kita seperti Nias, Dani, Dayak, dan Sakai. Perubahan tersebut juga terjadi pada masyarakat desa menjadi masyarakat kota yang kompleks dan perubahan mata pencaharian hidup.

PERUBAHAN DIRENCANAKAN DAN TIDAK DIRENCANAKAN
•Perubahan direncanakan
Perubahan direncanakan disebut juga perubahan yang dikehendaki oleh masyarakat. Oleh karena itu, perubahan yang direncanakan adalah perubahan yang dikehendaki, diperkirakan, dan direncanakan sebelumnya oleh pihak-pihak yang menginginkan perubahan tersebut. Orang-orang menginginkan perubahan dinamakan agent of change atau agen perubahan. Mereka mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin sebuah lembaga kemasyarakatan. Contoh paling baik dari agent of change adalah peran yang dijalankan oleh Butet Manurung. Ia ingin melihat anak-anak di pedalaman hutan di Sumatra bisa maju. Ia dengan tekun mengajak anak-anak tersebut belajar membaca dan menulis. Baginya, melek aksara adalah kunci menuju perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. Ia termasuk agent of change yang sangat berjasa bagi bangsa dan negara. Perubahan yang direncanakan dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan sosial planning yang telah ditentukan. Contoh perubahan direncanakan adalah pembangunan kompleks rumah tahan gempa, pembangunan rumah sederhana dengan harga yang murah, dan pembangunan tata kota.
•Perubahan tidak direncanakan
Perubahan tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi tanpa sengaja atau tidak diinginkan oleh pihak-pihak yang mengadakan perubahan. Biasanya perubahan tidak dikehendaki muncul sebagai dampak dari perubahan yang direncanakan. Contohnya pembangunan kota menyebabkan urbanisasi, meningkatnya angka kriminalitas, banyak rumah kumuh, dan bencana banjir.

PERUBAHAN BERPENGARUH BESAR DAN KECIL
•Perubahan berpengaruh besar
Perubahan berpengaruh besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut terjadi pada unsur-unsur sosial budaya yang baku dalam masyarakat, seperti struktur kemasyarakatan, hubungan kerja, sistem mata pencaharian, dan stratifikasi sosial. Mau tidak mau masyarakat mengikuti gerak perubahan tersebut. Oleh karena itu, perubahan ini membawa pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Contoh perubahan berpengaruh besar adalah industrialisasi, modernisasi, dan globalisasi.
•Perubahan berpengaruh kecil
Perubahan yang berpengaruh kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut hanya terjadi pada sekelompok kecil dari satu unsur budaya yang tidak berarti bagi masyarakat. Misalnya perubahan mode rambut dan tren baju. Contoh lain adalah perubahan tata bahasa, perubahan gerakan tari, dan perubahan logat bahasa yang digunakan.

V.PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA

Faktor Intern
•Bertambah atau berkurangnya penduduk
•Penemuan-penemuan baru (inovation),discoveri (gagasan),invention (diterapkan dalam masyarakat)
•Pertentangan-pertentangan dalam masyarakat (konflik)
•Pemberontakan / revolusi
Faktor Ekstern
•Perubahan fisik manusia (bencana alam)
•Pengaruh kebudayaan masyarakat lain (defusi)
•Peperangan

VI.FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

1) Kontak dengan Budaya Lain
Kontak merupakan proses penyampaian informasi tentang ide, keyakinan, dan hasil-hasil budaya. Adanya kontak dengan budaya lain menjadikan satu kebudayaan bertemu dan saling bertukar informasi. Misalnya kontak dagang antara pedagang Nusantara dengan pedagang India, Arab, dan Barat. Kebudayaan mereka saling mempengaruhi yang akhirnya membawa perubahan sosial budaya. Oleh karena itu, seringnya melakukan kontak dengan budaya lain akan mempercepat laju perubahan sosial budaya.
2) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
Tidak adanya apresiasi terhadap karya orang lain menjadikan seseorang enggan untuk berkarya. Namun, akan berbeda jika setiap orang menghargai hasil karya orang lain. Setiap orang akan berlomba-lomba menciptakan suatu karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Karya-karya inilah yang mendorong munculnya perubahan sosial budaya. Penemuan pesawat terbang mengilhami Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie untuk mendirikan pabrik pesawat di Bandung.
3) Sistem Pendidikan yang Maju
Pendidikan mengajarkan seseorang untuk berpikir ilmiah dan objektif. Dengan kemampuan tersebut, seseorang dapat menilai bentuk kebudayaan yang sesuai dengan kebutuhan serta kebudayaan yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Berbekal pengetahuan itu seseorang melakukan perubahan pada kebudayaan jika dirasa perlu. Oleh karena itu, sistem pendidikan tinggi mampu mendorong munculnya perubahan sosial budaya.
4) Keinginan untuk Maju
Tidak ada seorang pun yang puas dengan keadaan sekarang. Mereka umumnya menginginkan sesuatu yang lebih baik dari keadaan saat ini. Oleh karena itu, orang akan melakukan berbagai upaya guna melakukan perubahan hidup yang tentunya ke arah kemajuan. Misalnya seorang pelajar mengikuti kursus komputer untuk menambah pengetahuan dan keterampilan komputer.
5) Penduduk yang Heterogen
Masyarakat yang heterogen memudahkan terjadinya perubahan sosial budaya. Hal ini dapat dilihat pada masyarakat Indonesia. Penduduk Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku, ras, dan ideologi. Perbedaan-perbedaan yang ada tidak selamanya membawa keuntungan bagi Indonesia. Perbedaan tersebut dapat menimbulkan konflik jika tidak disertai dengan rasa toleransi yang tinggi. Konflik-konflik inilah yang mendorong munculnya perubahan sosial budaya.
6) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang Kehidupan Tertentu
Setiap orang tidak akan pernah puas dengan keadaannya saat ini. Berbagai cara dan upaya mereka lakukan untuk mengubah taraf hidup. Rasa tidak puas terhadap keadaan mendorongnya melakukan berbagai perubahan. Hal ini pun terjadi pada masyarakat Indonesia ketika reformasi digulirkan. Rasa tidak puas terhadap pemerintahan saat itu mendorong masyarakat menuntut perubahan secara total.
7) Sistem Pelapisan Terbuka
Sistem pelapisan terbuka memungkinkan terjadinya gerak sosial vertikal yang lebih tinggi. Sistem ini memberi kesempatan kepada seseorang untuk maju. Kesempatan untuk menaiki strata yang lebih tinggi mendorong seseorang melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
8) Orientasi ke Masa Depan (Visioner)
Pandangan yang visioner mendorong seseorang melakukan beragam perubahan. Bagi mereka masa lalu adalah sesuatu yang patut untuk dikenang, bukan sebagai pedoman hidup. Masa depan harus lebih baik dari masa sekarang. Visi inilah yang mendorong seseorang melakukan perubahan.
9) Sikap Mudah Menerima Hal-Hal Baru
Suatu perubahan akan berdampak besar jika setiap orang menerima perubahan tersebut. Keadaan ini menjadi berbeda jika tidak ada seorang pun yang menanggapi perubahan tersebut. Perubahan akan berlalu begitu saja tanpa ada masyarakat yang mengikutinya. Oleh karena itu, sikap mudah menerima hal-hal baru mendorong terjadinya perubahan sosial budaya di masyarakat.
10) Toleransi terhadap Perubahan
Sikap toleransi dibutuhkan untuk mempercepat laju perubahan sosial budaya dalam masyarakat. Adanya sikap toleransi menjadikan masyarakat lebih mudah menerima halhal baru. Masyarakat akan menerima hal-hal baru yang dirasa membawa kebaikan.

VII.FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
Masyarakat yang kurang berhubungan dengan masyarakat lain mengalami perubahan yang lamban. Hal ini dikarenakan masyarakat tersebut tidak mengetahui perkembangan masyarakat lain yang dapat memperkaya kebudayaan sendiri. Mereka terkukung dalam kebudayaan mereka dan polapola pemikiran yang masih sederhana. Contohnya suku-suku bangsa yang masih tinggal di pedalaman.
2) Masyarakat yang Bersikap Tradisional
Umumnya masyarakat tradisional memegang kuat adat istiadat yang ada. Mereka menolak segala hal baru yang berkenaan dengan kehidupan sosial. Adat dan kebiasaan diagung-agungkan. Sikap ini menghambat masyarakat tersebut untuk maju.
3) Pendidikan yang Rendah
Masyarakat yang berpendidikan rendah umumnya tidak dapat menerima hal-hal baru. Pola pikir dan cara pandang mereka masih bersifat sederhana. Mereka umumnya enggan mengikuti gerak perubahan yang ada. Artinya, masyarakat statis dan tidak mengalami perubahan yang berarti.
4) Adanya Kepentingan yang Tertanam Kuat pada Sekelompok Orang (vested interest)
Adanya vested interest yang kuat dalam suatu kelompok menyebabkan perubahan sulit terjadi. Hal ini dikarenakan setiap kelompok yang telah menikmati kedudukannya akan menolak segala bentuk perubahan. Mereka akan berusaha mempertahankan sistem yang telah ada. Mereka takut adanya perubahan akan mengubah kedudukan dan statusnya dalam masyarakat.
5) Ketakutan akan Terjadinya Kegoyahan Integrasi
Terciptanya integrasi merupakan harapan dan cita-cita masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, integrasi merupakan sesuatu yang dilindungi oleh masyarakat. Segala hal baru ditolak untuk menghindari kegoyahan dalam integrasi masyarakat.
6) Prasangka Buruk terhadap Unsur Budaya Asing
Sikap demikian sering dijumpai pada masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa asing. Pengalaman-pengalaman tempo dahulu menyebabkan mereka senantiasa berprasangka buruk terhadap budaya asing. Akibatnya, mereka menolak segala hal baru terutama berasal dari bangsa asing, walaupun akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
7) Hambatan Ideologis
Perubahan yang bersifat ideologi sangat sulit dilakukan. Karena setiap orang memandang ideologi sebagai sebuah pedoman hidup yang paling mendasar. Oleh karena itu, perubahan yang bersifat ideologis tidak mungkin terjadi terlebih pada masyarakat tradisional ketika ideologi dipegang kuat dalam kehidupan sosial.
VIII.MACAM-MACAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
•Alkulturasi : adalah proses pertemuan unsur-unsur dari berbagai kebudayaan yang bersedia yang dikuti dengan pencampuran unsur-unsur tersebut. Misalnya proses pencampuran dua budaya atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi.
Unsur kebudayaan mudah diterima:
– unsur kebudayaan kebendaan, seperti alat-alat yang
mudah dipakai dan memberi manfaat langsung bagi
penerimanya : makanan, pakaian dll
– unsur-unsur yang terbukti memberi manfaat besar
– unsur-unsur yang mudah disesuaikan dengan
keadaan masyarakat penerima
Unsur-unsur kebudayaan sulit diterima:
– unsur yang menyangkut sistem kepercayaan:
ideologi, falsafah hidup, haram halal dll
– unsur-unsur yang dipelajari pada taraf pertama
proses sosialisasi
•Asimilasi : adalah suatu penyesuaian atau peleburan sifat-sifat asli yang dimiliki oleh suatu masyarakat dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.waktu untuk terjadi asimilasi lebih panjang.
•Faktor-faktor yang mempermudah terjadinya asimilasi :
– Toleransi
– Memberi kesempatan-kesempatan yang sesimbang
– Suatu sikap menghargai orang lain dan budayanya
– Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa di masyarakat
– Persamaan dalam unsur-unsur budaya
– Perkawinan campuran (amalgamation)
– Adanya musuh bersama dari luar
•Faktor-faktor yang menghalangi asimilasi:
– kehidupan golongan tertentu yang terisolasi
– kurangnya pengetahuan mengenai budaya yang dihadapi
– perasaan takut terhadap kekuatan budaya yang dihadapi
– perasaan bahwa kebudayaan atau kelompok tertentu lebih superior
– dalam batas tertentu, karena perbedaan warna kulit, perbedaan ciri-ciri fisik
– perbedaan kepentingan dan pertentangan pribadi.

•Enkulturasi : adalah pencemplungan seseorang kedalam suatu lingkungan kebudayaan, dimana desain khusus untuk kehidupan kelihatan sebagai sesuatu yang alamiah belaka.
•Difusi : adalah proses penyebaran atau perembesan suatu unsur budaya kepada orang lain dan suatu kelompok masyarakat kedalam masyarakat lainnya. Difusi dibagi menjadi 2 yaitu :
• Difusi Primer yaitu penyebarluasan unsur-unsur kebudayaan baru dalam masyarakat asal kebudayaan tersebut.
• Difusi Sekunder yaitu proses penyebarluasan unsur-unsur kebudayaan suatu masyarakat kedalam masyarakat lain.
•Modernisasi : adalah proses perubahan tradisi, sikap dan system nilai dalam rangka menyesuaikan diri dengan kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa lain.
•Discovery : Penemuan idea tau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada.
•innovation/inovasi : Pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang ada.
•Invention: Penyempurnaan penemuan baru.

IX.DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

a. Akibat Positif
Perubahan dapat terjadi jika masyarakat dengan kebudayaan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Keadaan masyarakat yang memiliki kemampuan dalam menyesuaikan disebut adjusment, sedangkan bentuk penyesuaian dengan gerak perubahan disebut integrasi.

b. Akibat Negatif
Akibat negatif terjadi apabila masyarakat dengan kebudayaannya tidak mampu menyesuaikan diri dengan gerak perubahan. Ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan disebut maladjusment. Maladjusment akan menimbulkan disintegrasi. Penerimaan masyarakat terhadap perubahan sosial budaya dapat dilihat dari perilaku masyarakat yang bersangkutan.
• Bentuk-bentuk disintegrasi :
> Pengolakan daerah, yakni gerakan sosial vertical dan horizontal yang dilakukan secara serentak dengan banyak cara untuk memaksakan kehendak.
> Kenakalan remaja, suatu perbuatan yang bersifat antisosial yang dilakukan oleh anak remaja.
> Kriminalitas, pelanggaran norma hukum yang disebabkan oleh pertentangan.
> Demontrasi, suatu gerakan massa yang memperjuangkan kepentingan yang disebabkan adanya penyimpangan system.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS